Jumat, 09 Juni 2017

Pengantar Akuntansi 1

PENGANTAR AKUNTANSI 1

Nama Kelompok :

1. Ruri Widiyasari          161011250274
2. Shifa Rosmawati        161011250348
3. Silvia Efendi
4. Rofhina Fonsi 




Semester 1


PENGERTIAN

Akuntansi merupakan seni peralatan, penggolongan atau penhklarifikasian, pengikhtisiaran serta pelaporan suatu transaksi yang sistematis sehingga membentuk suatu laporan keuangan

Tujuan akuntansi:
1. Untuk mengetahui laba atau rugi
2. Untuk mengetahui kekayaan akuntansi


Siklus Akuntansi (Accounting Cycle):

Tahapan - tahapan kegiatan dalam proses pencatatan dan pelaporan akuntansi, mulai dari terjadinya transaksi sampai dengan di buatnya laporan keuangan.
 Siklus Akuntansi
(Transaksi ➡ bukti ➡ jurnal ➡ buku besar ➡ neraca saldo ➡ neraca percobaan ➡ neraca lajur ➡ laporan keuangan)


TRANSAKSI, PERKIRAAN, JURNAL, BUKU BESAR DAN NERACA SALDO
Pengertian Transaksi (Transaction)
Transaksi adalah : suatu perubahan yang menyangkut ketiga unsur pokok persamaan akuntansi (aktiva, utang, &modal)
Persamaan akuntansi (Accounting Equation): H = U + M
Bukti Transaksi ( Transaction Document) :
Setiap transaksi perlu adanya bukti untuk memastikan keabsahan transaksi yang dicatat.
Macamnya : Bukti Pengeluaran Uang (Struk Cek, Kuitansi).
Bukti Penerimaan Uang (Kuitansi)
Bukti Jurnal (Journal Voucher)
Bukti Transaksi lain secara kredit (Faktur)

Perkiraan/Rekening atau Akun/Account
Adalah : formulir khusus yang digunakan untuk mencatat dan menggolongkan transaksi sejenis.
Bentuk-bentuk Rekening :
Bentuk T (T account)
Bentuk 2 kolom (Two Column Account)
Bentuk 3 kolom ( Three Column Account)
Bentuk 4 kolom (Balance/four Column Account)
Penggolongan Rekening :
1. Aktiva ( Asset)        4. Pendapatan (Revenue)
2. Utang (Liabilities)   5. Biaya ( Expense; Cost)
3. Modal (Capital)       6. Prive (Drawing)
Aturan debet kredit
NamaRek.      Bertambah     Berkurang     Saldo Normal(Normal Balance)
Aktiva                         D                     K                     D
Utang                          K                     D                     K
Modal                          K                     D                     K
Pendapatan                 K                     D                     K
Biaya                           D                     K                     D
Prive                            D                     K                     D

AKTIVA = PASIVA
Rumus : A = U + M
A = AKTIVA (asset)
U = UTANG (liabilities)
M = MODAL (capital)

Jurnal (Journal)
Jurnal adalah alat untuk mencatat transaksi yang dilakukan secara kronologis (berdasarkan urutan waktu terjadinya) dengan menunjukkan rekening yang di debet dan di kredit
beserta jumlah rupiah masing-masing.
Buku Besar (Ledger)
Buku Besar adalah : alat untuk menggolongkan rekening-rekening sejenis yang ada buku jurnal dan disusun secarasistematis sehingga dapat diketahui saldo terakhir dari tiap-tiap rekening tersebut (disebut saldo normal)
Neraca Saldo (Trial Balance)
Neraca Saldo adalah : suatu daftar saldo rekening yang terdapat di buku besar.

Ayat Jurnal Penyesuaian (Adjusting Journal Entry)
Yaitu ayat jurnal yang dibuat untuk menyesuaikan saldo-saldo rekening yang ada di Neraca Saldo menjadi yang saldo yang “sebenarnya” sampai dengan akhir periode akuntansi
Tujuan
Untuk mengoreksi perkiraan-perkiraan yg ada shg mencerminkan keadaan aktiva, utang, modal, pendapatan, dan biaya yang sebenarnya.
Macam-macam penyesuaian
Keadaan dimana suatu transaksi sudah terjadi tetapi informasi tersebut belum dicatat dalam perkiraan ybs Transaksi yang sudah dicatat dalam perkiraan yang bersangkutan tetapi saldo perkiraan masih harus disesuaikan agar dapat disajikan dalam jumlah yang benar.

    
Hal-hal yang perlu disesuaikan :
      1. Biaya Dibayar Dimuka ( Prepaid Expense)
          Dilakukan dengan 2 cara :
a. Dicatat sebagai persekot biaya
b. Dicatat sebagai biaya
      2. Pendapatan Diterima Dimuka (Unearned revenues)
          Dilakukan dengan 2 cara :
a. Diakui sebagai utang
b. Diakui sebagai pendapatan
       3. Biaya yang masih harus dibayar (Accrued Expense)
       4. Pendapatan yg masih hrs diterima (Accrued Revenues)
       5. Penyusutan aktiva tetap (Depreciation)
       6. Kerugian piutang ( Bad Debt Expense)
Definisi Neraca Lajur
Suatu kertas / daftar yang digunakan untuk mencatat, menyesuaikan dan menggolongkan semua rekening yang ada di Neraca Saldo dan dibuat pada saat perusahaan akan menyusun laporan keuangan.
Tujuan Neraca Lajur 
  • Mempermudah penyusunan Laporan Keuangan
  •         Membantu menghindari kesalahan-kesalahan yg mungkin terjadi pada saat pembuatan ayat-ayat penyesuaian.
  •       Memungkinkan penyesuaian laporan keuangan sementara tanpa harus menyelenggarakan jurnal penyesuaian secara formal.
Proses penyusunan
  •  Memasukan saldo-saldo rekening buku besar kedalam kolom-kolom neraca saldo pada formulir neraca lajur.
  •  Memasukkan ayat jurnal penyesuaian ke dalam kolom-kolom penyesuaian.
  •  Mengisi kolom-kolom neraca saldo setelah disesuaikan.
  •  Memindahkan jumlah-jumlah didalam kolom-kolom neraca saldo setelah disesuaikan ke dalam kolom R/L dan neraca.
  •  Menjumlahkan kolom-kolom R/L dan kolom-kolom neraca serta memasukkan angka laba bersih/ rugi bersih sebagai angka pengimbang ke dalam kedua pasang kolom diatas, dan sekali lagi menjumlahkan kolom tsb.

Laporan Keuangan (Financial Statement) yaitu Laporan yg meliputi Neraca, Laporan L/R, Laporan Perubahan Posisi Keuangan (yg dpt disajikan dlm berbagai cara,seperti : laporan arus kas atau laporan arus dana)
Catatan & laporan lain serta materi penjelasan yg merupakan bagian integral dari Lap. Keuangan
Bentuk-bentuk Laporan Keuangan
1. Laporan Laba/Rugi ( Income Statement)
Laporan keuangan yg menggambarkan kinerja perusahaan untuk memperoleh laba dalam suatu periode tertentu, yang meliputi Penghasilan (Income) dan Beban (Expenses) Bentuk Laporan L/R:
a. Laporan L/R Bertahap ( Multiple Step )
Yaitu suatu bentuk Laporan Laba Rugi, dimana ada pemisahan antara Pendapatan usaha atau biaya usaha dengan pendapatan atau biaya diluar usaha.
b. Laporan Rugi / Laba Satu Tahap ( Single Step )
Yaitu suatu bentuk Laporan Laba Rugi, dimana tidak ada pemisahan antara Pendapatan usaha atau biaya usaha dengan pendapatan atau biaya diluar usaha
Catatan : Laporan Rugi / Laba perusahaan jasa bentuknya single step.

2. Laporan Perubahan Modal (Capital Statement)
Laporan keuangan yg menyajikan informasi mengenai perubahan modal perusahaan krn operasi perusahaan pada suatu periode akuntansi tertentu.

3. Neraca (Balance Sheet)
Yaitu Laporan keuangan yang menggambarkan posisi keuangan perusahaan, yang meliputi aktiva, kewajiban dan ekuitas suatu unit usaha pada saat tertentu
Bentuk Neraca :
a.       Bentuk Skontro
b.      Bentuk Staffel

Tahap Akhir Penyusunan Laporan Keuangan Perusahaan Jasa
1.Jurnal Penutup(Closing entry) adalah jurnal yang dibuat pada akhir tahun untuk menutup
semua rekening yang bersifat sementara
Rekening sementara adalah rekening-rekening yang hanya berlaku untuk satu periode akuntansi, meliputi semua rekening yang dicantumkan di Laba Rugi & Prive
Tujuan Jurnal Penutup
a.       Untuk menutup saldo yang terdapat dalam semua rekening sementara
b.      Agar saldo rekening modal menunjukkan jumlah yang sesuai dengan keadaan pada akhir periode.


Proses Penutupan Buku
a. Menutup semua rek. pendapatan ke rekening Ikhtisar L/R(Income Summary)
Pendapatan xx
Ikhtisar L/R xx
b. Menutup semua rekening biaya ke rekening L/R
Ikhtisar L/R xx
Biaya-biaya xx
c. Menutup rekening R/L ke rekening Modal(Capital)
i. Jika perusahaan memperoleh Laba
Ikhtisar L/R xx
Modal xx
ii. Jika perusahaan memperoleh Rugi
Modal xx
Ikhtisar L/R xx
d. Menutup rekening Prive(Drawing) ke rekening modal
Modal xx
Prive xx

2. Neraca Saldo Setelah Penutupan Buku (Post Closing Trial Balance) yaitu suatu bentuk neraca saldo yang digunakan untuk memuat semua rekening yang tidak mengalami penutupan buku
3. Jurnal Penyesuaian Kembali / Jurnal Pembalik(Reversing Entries)
adalah Jurnal yang dibuat pada awal tahun untuk menyesuaikan kembali AJP yang pernah dibuat pada akhir tahun periode sebelumnya,selama berhubungan dengan penerimaan atau pengeluaran kas pada periode yang akan datang.
Tujuan dibuatnya jurnal pembalik yaitu Untuk menyederhanakan pembuatan jurnal yang bersangkutan pada tahun berikutnya.Pada dasarnya ada 2 macam jurnal penyesuaian yang
memerlukan jurnal balik yaitu :
a. Biaya yang masih harus dibayar
b. Pendapatan masih harus diterima


Laporan Arus Kas:

Terdiri 3 sumber:
            1. Arus kas operasasi 
                Penerimaan dari pendapatan                                 xxx
                Pengeluaran biaya - biaya operasional               ( xxx ) +
                                      Total kas operasi                             xxx
            2. Arus kas Investasi
                Pembelian aktiva tetap                                        ( xxx )
                Penjualan aktiva tetap                                           xxx +
                                     Total kas investasi                            xxx
            3. Arus kas pendanaan atau pembelanjaan
                Setoran modal                                                       xxx
                Penerimaan barang                                               xxx
                Pembayaran utang                                              ( xxx ) +
                                     Total kas pedanaan                          xxx
( C.A.L.K ) Atau Catatan Atas Laporan Keuangan
merupakan laporan yang memberikan informasi penjelasan dari masing - masing perkiraan

KONSEP DASAR AKUNTANSI
 ( Akuntansi, Tujuan dan Fungsi )
1. Pengertian Akuntansi
Akuntansi (menurut A.A.A)
Akuntansi adalah proses mengidentifikasikan,mengukur dan melaporkan informasi ekonomi untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakan informasi tersebut.

2. Kegunaan informasi Akuntansi :

    Pengambilan keputusan dan pertanggung jawaban
3. Menjelaskan pemakaian informasi
    Terdapat 2 golongan yaitu : 
  •  Pemakaian informasi yang berhubungan langsung dengan perusahaan ( Contoh: Pemilik dan calon pemilik, kreditur dan calon kreditur, management, karyawan dan calon karyawan, dan pemerintah )
  • Pemamakaian informasi yang tidak berhubungan langsung dengan perusahaan  
             ( Contoh : Konsultan = konsultan pajak, KAP )
4. Menjelaskan Akuntan dan bidang akuntansi
  • Akuntan publik : akuntan independent yang memberikan jasa atas dasar permbayaran sejumlah uang tertentu.
  • Akuntan management : akuntan yang bekerja dalam suatu perusahaan, organisasi atau direktoral jendral pajak
  • Akuntan pemerintah : akuntan yang bekerja dalam pemerintahan ( contoh : BPK, BPKP )
  • Akuntan pendidik : akuntan yang bekerja di bidang pendidikan akuntansi seperti mengajar, pembuat kurikulum akuntansi kemudian melakukan penelitian dibidang akuntansi. 
Tugas management :
  1. Penyusunan sistem akuntansi
  2. Penyusunan laporan akuntansi kepada pihak intern atau ektern 
  3. Penyusunan anggaran menangani perpajakan dan melakukan pemeriksaan intern.
Bidang akuntansi :
  • Akuntansi umum/keuangan : bidang akuntansi yang secara menyeluruh mencangkup fungsi pencatatan transaksi serta menyusun laporan keuangan dari catatan transaksi.
  • Akuntansi Management : menggunakan data historis maupun dari tafsiran untuk membantu management dalam operasional
  • Akuntansi Pemeritahan : merupakan bidang khusu akuntansi yang dipergunakan oleh lembaga pemerintahan
  • Akuntansi biaya : bidang khusus akuntansi yang mencatat, menghitung, menganalisis, mengatasi dan melaporkan kepada management masalah yang berhubungan dengan biaya serta produksi
  • Akuntansi non profit/ nirlaba : Akuntansi yang mengkhususkan diri pada masalah pencatatan dan pelaporan transaksi dari unit pemerintah serta organisasi nirlaba lainnya (Contoh ; yayasan, lembaga amal, lembaga keagamaa, lembaga' pendidikan )
  • Akuntansi auditing : pemeriksaan akuntan bidang akuntansi yang memiliki ktivitas melakukan pemeriksaan secara bebas atas laporan keuangan perusahaan.


Jenis-jenis Perusahaan

Perusahaan Jasa (Service Firm)

Perusahaan Dagang (Merchandising Firm)

Perusahaan Industri (Manufacturing Firm)

Konsep Dasar Akuntansi ( Accounting Concept)
1. Berkesinambungan ( Going Concern)
Adalah suatu kesatuan ekonomi diasumsikan akan terus melanjutkan usahanya dan tidak akan
dibubarkan kecuali bila ada bukti dan sebaliknya.

2. Periode Akuntansi ( Periodicity)
Maksudnya bahwa perlunya pembagian kegiatan dlm periode sehingga perkembangan perusahaan dapat dicatat secara periodik. Perlunya informasi akuntansi secara periodik untuk perencanaan perusahaan.

3. Kesatuan Akuntansi ( Business Entity Concept )
Adanya pemisahan perusahaan dari pemilik.

4. Pengukuran dalam nilai uang (Money as unit of Measurement)
Akuntansi keuangan menggunakan uang sebagai nilai nominal dalam pengukuran aktiva, utang dan perubahannya.
5. Harga Pertukaran (Historical cost)
Akuntansi mengasumsikan bahwa harga yang disetujui pada saat terjadinya suatu transaksi
ditentukan secara obyektive oleh pihak-pihak yang bersangkutan didukung oleh bukti yang dapat
diperiksa kelayakannya oleh pihak bebas (netral)dan karenanya merupakan dasar paling tepat untuk pencatatan akuntansi.

6. Penetapan beban dan pendapatan (Matching Cost Againts Revenue)
Laba ditentukan berdasarkan metode akrual yakni dikaitkan dengan pengukuran aktiva dan
kewajiban serta perubahannya pada saat terjadinya penentuan laba periodik pada dasarnya
menyangkut 2 masalah yaitu pengakuan pendapatan selama periode dan penentuan beban
yang terjadi sehubungan dengan usaha untuk menghasilkan pendapatan tersebut.

Pengertian Perusahaan Dagang (Merchandising Firm)
Adalah perusahaan yang kegiatan usahanya membeli dan menjual barang dagangan tanpa melakukan perubahan apapun
Dalam proses pencatatan transaksi di perusahaan dagang pada umumnya menggunakan Jurnal Khusus.
Jurnal Khusus yaitu Jurnal yang digunakan khusus untuk mencatat transaksi yang sejenis.
Ada 4 macam jurnal khusus yaitu :
1.      Jurnal Penjualan (Sales Journal)yaitu Jurnal khusus yang digunakan untuk mencatat penjualan barang dagang dengan syarat kredit yaitu penjualan yang menimbulkan hak tagihan kepada pelanggan.
2.      Jurnal Pembelian (Purchasing Journalyaitu Jurnal khusus yang digunakan untuk mencatat pembelian barang dagang dengan syarat kredit yakni pembelian yang menimbulkan hutang kepada pemasok, serta pembelian kredit selain barang dagang.
3.      Jurnal Penerimaan Kas (Cash Receipt Journal) yaitu Jurnal khusus yang digunakan untuk mencatat seluruh penerimaan kas baik dari debitur, bunga, sewa, penjualan tunai, dll.
4.      Jurnal Pengeluaran Kas ( Cash Disbursement Journal) yaitu Jurnal khusus yang digunakan untuk mencatat pengeluaran kas, baik untuk membayar utang kepada pemasok, gaji pegawai, pembelian tunai, dll.

Rekapitulasi Jurnal Khusus
Untuk memindahkan dari jurnal khusus ke dalam buku besar,sebaiknya di buat terlebih dahulu rekapitulasi.
Rekapitulasi adalah penjumlahan secara global angka-angka dalam kolom dari masing-masing jurnal khusus serta menetapkan kelompok yang di debet atau yang di kredit.
Tujuan pembuatan rekapitulasi
1. Mempermudah pemindahbukuan dari jurnal khusus ke dalam buku besar
2. Menentukan jumlah-jumlah yang harus diposting
3. Menghindari kesalahan dari jumlah yang diposting
4. Menjamin kebenaran nama akun yang diposting

 
Laporan Posisi Keuangan 
Merupakan Sumber ekonomi kekayaan asset suatu perusahaan. (Laporan Neraca)

Aktiva Lancar.                                              Aktiva Tetap
-Kas                                                              -Tanah
-Piutang                                                        -Kendaraan
-Persediaan                                                   -Mesin
  Total Aktiva Lancar (xxx)                          -Gedung
                                                                        Total Aktiva Tetap (xxx)

Passiva

Hutang Lancar
 -Hutang Dagang
 -Pendapatan dibayar dimuka
 -Hutang Wesel
   Total Hutang Lancar(xxx)
Hutang Jangka Panjang
  -Modal Saham
  -Laba Tahun Lalu
  -Laba Tahun Berjalan
   Total Hutang Jangka Panjang (xxx)
   Total Modal
   Total Passiva ( xxx ) 

// Posisi Nominal //
Debet                                     Kredit
Naik   = +Debet                     Naik = +Kredit
Turun = - Kredit                    Turun = -Debet 
Contoh Soal
Aktiva
1. Tn. A membayar piutang kepada Pt. B sejumlah Rp. 1000.000,00
2. Pt. B memberi sejumlah kendaraan senilai Rp. 300.000.000,00
Jawab. 
1.)Kas    Rp.  1000.000,00 (D)
               Piutang          Rp.  1000.000,00 (K)

2.)Kendaraan    Rp.  300.000.000,00 (D)
                Kas               Rp.  300.000.000,00 (K)
Passiva
 
1. Pt. B meminjam uang kepada Bank ABC sebesar Rp. 500.000.000,00
2. Pt.  B membayar hutang kepada Bank ABC sebesar Rp.  300.000.000,00
Jawab
1.) Kas   Rp.  500.000.000,00 (D)
           Hutang Bank      Rp. 500.000.000,00 (K)

2.) Hutang Bank   Rp.  300.000.000,00 (D)
            Kas                    Rp.  300.000.000,00 (K)

Klasifikasi Akun Laba/Rugi
(Hutang Passiva)  Pendapatan
                             +Kredit = Kenaikan
                             -Debit.  = Pengurangan 

Aktiva (Biaya)

                            +Debit = Kenaikan
                             -Kredit = Pengurangan 

Pendapatan> Biaya = Laba

Pendapatan< Biaya = Rugi

Laba / Rugi
Debit 
         Pendapatan = Penurunan (-)
         Biaya.          = Kenaikan (+)
Kredit
        Pendapatan = Kenaikan (+)
        Biaya.           = Penurunan(-)
Contoh
*PT. B menerima hasil penjualan Rp. 1000.000,00
Jawab
// Kas Rp.  1000.000,00 (D)
       Penjualan Rp. 1000.000,00 (K) 

*PT. B membayar gaji kepada karyawan sebesar Rp. 10.000.000,00

Jawab
//Beban Gaji Rp.  10.000.000,00(D)
         Kas Rp. 10.000.000,00(K)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar